Tentara Robot Lebih Beradab Dibanding Manusia

Di masa depan, bukan mustahil para tentara robot bakal turut berlaga di medan perang mendampingi manusia. Selain lebih perkasa, ternyata tentara robot dinilai juga bisa bertindak lebih beradab daripada tentara manusia di medan pertempuran.

Setidaknya itulah penilaian dari akademisi Georgia Institute of Technology yang bekerja untuk militer Amerika Serikat, Dr Ronald C. Arkin. Menurut Arkin, para tentara robot yang tidak punya emosi layaknya manusia, kemungkinan dapat membuat keputusan yang lebih rasional dalam menghadapi berbagai situasi peperangan.

Dr Arkin yang membuat software robot untuk militer ini memaparkan bahwa tentara manusia seringkali bertindak seenaknya sesuai kata hatinya, misalnya di Irak. Dr Arkin mengambil contoh survei tahun 2006 di mana hanya 47 persen tentara yang menilai orang sipil Irak yang tak bersenjata harus diperlakukan dengan hormat.

Sementara sebanyak 9 persen tentara dan 12 persen marinir mengaku pernah bertindak sembarangan dengan menghancurkan properti milik Irak meskipun tindakan itu sebenarnya tidak perlu dilakukan. Tentara robot mungkin tidak akan bertindak seperti itu.

Meski demikian, ada pula anggapan bahwa tentara robot justru potensial menimbulkan masalah. Misalnya jika terjadi kerusakan software, bisa jadi robot tersebut malah membuat kekacauan saat terjun di area konflik.




    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s


  • gadgeTTechs - Read the latest technology news about gadgets, laptop computers, hardware, software, digital camera, video games, including new product releases, and future technology trends.
  • RSS Terbaru

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: