Mendewasakan Industri Telekomunikasi

Bersaing, bagi pelaku industri adalah hal yang wajar. Karena sejatinya semua pelaku industri butuh pesaing (lawan) yang bisa dijadikan pendorong untuk memberikan yang terbaik bagi konsumennya. Itu semua akan terjadi bila pelaku industri telah dewasa, sehingga persaingan yang muncul pun persaingan yang sehat.

Tapi rupanya persaingan yang sehat belum nampak di industri telekomunikasi seluler. Perselisihan 2 operator selular besar (Telkomsel dan XL ) minggu lalu – yang dipicu oleh pembakaran materi promosi Telkomsel di daerah Sumatera Utara — seakan menyadarkan semua pihak bahwa kompetisi di industri telekomunikasi sudah tidak sehat. Bahkan Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar pun langsung bereaksi dan mengundang pimpinan kedua operator tersebut, untuk menjernihkan masalah yang cukup mencoreng citra industri ini.

Mencuatnya praktek liar yang dilakukan provider telekomunikasi juga menggambarkan betapa ketatnya persaingan di industri ini. Perilaku tak elok, tak cuma nampak dari area above the line atau perang iklan yang kerap bernuansa “saling menyudutkan” layanan pesaingnya. “Adu otot” sesungguhnya jauh lebih seru di level below the line melalui pencopotan atribut promosi pesaing, dan sebagainya.

Di industri telekomunikasi, praktek-praktek “liar” semacam itu sebenarnya bukanlah hal baru, bahkan sudah terjadi sejak awal 2000-an. Semisal, saat sebuah operator akan meluncurkan layanannya di suatu daerah baru, ia harus bersiap dan waspada menjaga materi promosinya agar tidak dilucuti oleh operator yang sudah terlbiha dulu eksis di wilayah tersebut. Perselisihan pun makin seru di level distributor dan agen penjualan di lapangan.

Aksi jegal menjegal seperti itu, sebetulnya juga terjadi di sejumlah industri lain. Di industri pers, misalnya, ketika booming di bisnis penerbitan yang didukung konglomerasi pun tak kalah hebohnya. Agen koran bisa saja di”bayar” agar tidak mengedarkan koran pesaing. Atau ada pihak yang sengaja memborong koran milik pesaing, agar tidak sampai ke tangan pembaca, dan masih banyak lagi praktek-praktek liar di lapangan yang terjadi.

Yang juga tak kalah maraknya adalah perang promosi partai. Misalnya, pagi hari, atribut partai A dicopot, siangnya spanduk partai B dilucuti, malamnya poster partai C yang jadi korban. Begitulah pemandangan yang jamak terjadi. Mungkin saja itu memang ada “arahan” dari partai yang bersangkutan, tapi yang lebih sering itu terjadi karena semangat anggota maupun simpatisan partai tersebut. Apalagi, kini dengan 34 partai yang berebut pemilih, sangat memungkinkan terjadinya gesekan di level lapangan seperti yang sudah kerap terjadi selama ini.

Perlu kedewasaan semua pihak
Saat ini industri telekomunikasi selular di Indonesia telah memasuki dekade ke 2. Dari sisi sosial ekonomi, efek pembiakan (multiplier effect) yang ditimbulkan oleh industri ini, sangatlah luar biasa. Kehadiran bisnis telekomunikasi bergerak ini telah menghadirkan lini usaha baru di sektor konten. Belum lagi usaha kecil yang bisa menggerakkan perekonomian rakyat, seperti agen penjual pulsa, ring tone, asesori hape, sampai hape bekas yang tersebar sampai pelosok.

Dari besaran, industri ini telah mampu meraih sekitar 120 juta pelanggan, sementara dari sisi omzet hingga akhir 2008 ini total diperkirakan akan mencapai Rp 70 triliun. Industri ini telah tumbuh secara pesat, berada di jajaran industri papan atas di Indonesia, dan menjadi salah satu industri strategis negara. Geliatnya, tak cuma menarik bagi investor asing untuk masuk, tapi juga pelbagai pihak untuk sekedar mengais peluang bisnis dari sini. Katakanlah, para ibu-ibu rumah tangga yang terpikat untuk jualan pulsa isi ulang untuk sekedar menambah pendapatan rumah tangganya.

Melihat ke dua sisi di atas, rasanya sangat disayangkan jika ke depan, perkembangan (juga persaingannya) di kancah ini diwarnai dengan hal-hal yang kekanak-kanakan seperti yang sudah terjadi. “Kok niru artis-artis saja yang kerap bertikai melalui media.” begitu komentar sejumlah pihak.

Yang juga perlu disadari adalah bahwa industri ini cukup istimewa, dimana unsur kolaboratifnya sangat besar. Sudah tidak ada monopoli, yang terjadi justru kolaborasi, yang mestinya bisa saling menguntungkan. Contohnya, ketika pelanggan operator X menghubungi pelanggan operator Y, keduanya mendapatkan manfaat bisnis.

Dengan pola bisnis semacam ini, sebenarnya banyak persoalan yang bisa disikapi secara dewasa oleh para pelakunya. Karena selama ini mereka juga kerap berkolaborasi dalam perumusan pelbagai kebijakan di industri telekomunikasi. Ada pula organisasi pemersatu seperti ATSI – Asosiasi Telekomunikasi Selular Indonesia, yang semestinya bisa menjadi forum untuk menyelesaikan masalah-masalah tehnis – operasional seperti yang selama ini sudah terjadi, termasuk soal-soal marketing dan sales.

Pertanyaannya, sejauh mana para pelaku di industri ini mau dan mampu menyikapi pertumbuhannya secara lebih dewasa. Baik ketika melahirkan program baru, dan mengkomunikasikannya. Juga saat harus “mendidik” para pelaku bisnis terkait (seperti Content Provider, distributor, agen penjualan, bahkan para vendor pembangunan jaringan), untuk mulai berinteraksi secara dewasa dengan stakeholder-nya.

Nampaknya kunci pendewasaan industri ini tak cukup jika yang memegang cuma para pelaku. Dibutuhkan juru kunci lain yaitu regulator yang mampu melihat arah industri ini ke depan, sehingga bisa melahirkan kebijakan-kebijakan yang antisipasif, yang tak sekedar reaktif.

Advertisements



    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s


  • gadgeTTechs - Read the latest technology news about gadgets, laptop computers, hardware, software, digital camera, video games, including new product releases, and future technology trends.

  • Tulisan Terakhir: DISANGUAN

    10 Photobomb Hewan Menggemaskan

    Dalam dunia fotografi terdapat sebutan photobomb. Photobomb adalah aksi usil seseorang dalam mengubah foto agar menjadi lucu bahkan kacau. Namun tak hanya manusia, ternyata hewan pula senang dengan kamera dan suka menghancurkan moment-moment indah dengan kejahilannya. Berikut akan kami sajikan kejahilan hewan yang ingin ikut berpose bersama. 1. Jerapah Hewan yang identik dengan leher yang […]

    “Group Voice Call” dan “Group Video Call”, Fitur yang dinanti penghuni WhatsApp Group

    Fitur Baru WhatsApp: Group Voice Call dan Group Video Call Group Voice Call dan Group Video Call, fitur yang memungkinkan sesama anggota grup di aplikasi perpesanan WhatsApp untuk bisa mengobrol bersama-sama sepertinya tak akan lama lagi segera diluncurkan, mengingat Facebook sebagai perusahaan induk dari WhatsApp ini telah menanamkan fitur Group Call di aplikasi pesan instan […]

    Cara Tanam dan Budidaya Baby Caisim

    Cara Tanam dan Budidaya Baby Caisim Baby caisim ini ditanam dengan naungan plastik, tanpa pindah tanam, dan dipanen dalam waktu lebih singkat. Wujud baby caisim tidak berbeda dengan caisim biasa. Hanya ukurannya lebih kecil dan terlihat lebih muda. Karena memang ia dipetik saat umurnya baru 20-25 hari, sementara caisim biasa dipanen umur 40-45 hari. Budidaya […]

    Berdoa Untuk Kaum Muslimin Dan Para Pemimpin Ketika Khotbah Kedua Sholat Jum’at

    Berdo’a adalah suatu permohonan seorang hamba kepada sang maha pencipta Allah Subhanahu wa Ta’ala yang disertai dengan kerendahan hati untuk mendapatkan suatu kebaikan dan kemaslahatan berada di sisi-Nya. Berdoa itu juga adalah ritual keagamaan yang slalu kita lakukan setiap saat, terutama saat-saat dimana kita membutuhkan pertolongan dan bimbingan-Nya serta juga dalam keadaan-keadaan khusus tertentu (semisal […]

    Pekerjaan Berbahaya dengan Pertaruhkan Nyawa Menantang Maut. No 5 Paling Serem!

    Resiko yang harus ditanggung dalam sebuah pekerjaan memang berbeda-beda. Namun, semua pekerjaan pasti memiliki resiko yang harus ditanggung oleh pekerjanya mulai dari resiko ringan hingga yang berat. Resiko yang harus ditanggung oleh pekerja tentunya merupakan tanggung jawab sebua perusahaan. Keselamatan pekerja adalah nomor satu yang harus diutamakan. Beberapa profesi pekerjaan yang paling berisiko diantaranya adalah: […]

    Jenis-Jenis Palem Primitif di Kebun Raya Bogor

    Jenis-Jenis Palem Primitif di Kebun Raya Bogor. Tujuh dari 10 genus palem primitif terdapat di Kebun Raya Bogor. Semuanya berpotensi sebagai tanaman hias eksklusif, baik untuk ornamen taman maupun tanaman hias dalam pot. Pohon yang mirip palem dan paku-pakuan ini menurut Gembong Tjitrosoepomo dalam buku Taksonomi Tumbuhan (Spermatophyta) dikelompokkan dalam divisi Spermatophyta (tumbuhan berbiji), anak […]

    Mengenal Lebih Jauh Paham Herbalisme (Herbalism History)

    Mengenal Paham Herbalisme. Prinsip pengobatan timur adalah tubuh cukup kuat untuk menangkal gangguan atau perubahan-perubahan lingkungan yang menuntut penyesuaian, seperti perubahan cuaca, lembap, kering, angin kencang, panas, dingin, banyak pikiran dan masalah, stress. Jadi, penyakit kurang gizi seperti beri-beri, tidak bisa sembuh dengan pengobatan ini, tapi orang tersebut harus cukup makan makanan yang bergizi tinggi. […]

    Cara Menanam Mentimun Secara Hidroponik di Halaman Rumah

    Tips Mudah Menanam Mentimun Secara Hidroponikdi Halaman Menanam mentimun secara hidroponik ternyata sederhana dan tidak membutuhkan pengetahuan pertanian yang canggih. Yang diperlukan hanya ketelitian dalam merawat tanamannya. Alat-alat yang dibutuhkan pun sederhana dan mudah diperoleh. Seperti halnya hidroponik kangkung. Dengan cara hidroponik, tanaman mentimun di halaman rumah mampu menghasilkan banyak buah dan relatif lebih jarang […]

    Cara Paling Mudah Dalam Mengatasi Kesemutan

    Kesemutan di tangan atau di kaki, adalah keluhan kesehatan yang sangat umum dialami dan cukup mengganggu kenyamanan. Kebanyakan orang pernah mengalami yang namanya kesemutan itu. Kesemutan sementara terjadi karena ada anggota tubuh yang mengalami tekanan dalam waktu lama. Kondisi ini menyebabkan pasokan darah ke saraf di daerah itu menjadi terhambat. Cara Mudah Mengatasi Kesemutan. Kesemutan […]

    Ramuan Darurat Di Perjalanan. <em>Mesti Dicatat Nih Bagi Yang Suka Jalan-Jalan</em>

    Ramuan Darurat Di Perjalanan. Batuk, pilek adalah gangguan yang paling sering terjadi saat melakukan perjalanan. Sebagian dari bahan berikut perlu dibawa dari rumah, beberapa bisa didapatkan dari restoran atau hotel tempat menginap. Berikut ini ramuan sederhana yang bisa disiapkan, jika kesehatan anak mengalami gangguan. Batuk Kering Seduh 2 sendok teh daun pegagang kering (dijual di […]


%d bloggers like this: