ternyata cuma 20 ribu saja toh

20 ribu sajaSebel banget hari ini gw kena tilang tadi siang sekitar jam 11-an. Kronologisnya seeh gw pas tadi habis dari sebuah bank dan gw berbelok arah ke jalan yang diblokir spontan ada peluit yang berbunyi yang arahnya malah bukan dari pos polisi namun dari kerumunan para pedagang kakilima yang jaraknya kira2 10 meteran dari pos polisi.

20rebu sajaSpontan waktu itu juga gw langsung berhenti dan sadar saya telah melanggar rambu lalu lintas [sial banget seeh]. Si polantas tersebut langsung mendekati dan setelah gw mematikan mesin motor gw langsung mengambil SIM plus STNK dari dakllam dompet gw untuk gw serahkan pada si dia.

Gw : “maaf pak.”
Polantas : “langsung aja ke sana ke pos polisi!”
Gw : “oh…???”

Sambil berjalan kesana [pos] dengan menenteng SIM dan STNK gw menggerutu [ah sial … sial….] lalu disana [pos] gw liat ada 2 polantas, yang satunya memperhatikan langkah gw dan yang satunya menunduk kayak yang lagi nulis karena waktu itu yang keliatan cuma kepalanya aja [kehalangi tembok pos]. Pas tiba di pos polisi satunya mempersilahkan saya duduk dan langsung meninggalkan pos [ga tau pergi kemana tuh polis] dan polantas yang satunya langsung meng-interogasi saya.

Polantas : “kenapa?”
Gw : sambil menyerahkan STNK dan SIM saya bilang “maaf pak, gak tau aja tiba-tiba pengen belok kesana [ke arah yang dblokir]”
Polantas : “maksudnya?”
Gw : “ya saya lupa pak bahwa jalan itu diblokir”
Polantas : “ya udah sekarang gimana, mau disini saja?”
Gw : “maksudnya?”
Polantas : “ya diselesaikan disini atau mau di pengadilan?”

saat itu gw agak tersinggung dengan perkataannya ‘disini saja?’

Gw : “maaf pak kan saya lupa, bener pak. tolonglah jangan dipersulit saya mohon toleransinya. ”
Polantas : “lupa kan bisa disengaja? Memang kamu habis dari mana?”

Gw : “dari bank pak, kalo bapak liat juga kan kecepatan saya tidak lebih dari10km/jam. Tolonglah lah”
Polantas : “ya iya kamunya mau disini atau dipengadilan?”

mendengar dia bilang itu lagi hati ini sedikit marah, dan kenapa kata “disini” yang keluar pertama dari mulutnya bukan “pengadilan” dan kenapa juga waktu itu SIM dan STNK tidak dia lihat lebih teliti, hanya setelah mengetahui nama saya dia langsung menyimpannya ditengah-tengah [jarak antara gw dan dia]. Saat itu gw hanya terdiam sejenak[sial sial sial…] dan diapun juga terdiam seolah-olah sedang menunggu gw bicara “ok disini dan berapa?”

Polantas : “disini atau pengadilan?”
Gw : spontan setelah dia bilang begitu gw langsung angkat bicara “ya udah pak disini saja, berapa pak?”
Polantas : “35 ribu”

????? bukannya aku tak punya uang sebesar itu sambil menggerutu dengan kata ‘hah’

Gw : “jangan segitu pak, kan biasanya juga 20ribu saya tau dari orang-orang yang pernah kena tilang dan biasanya kan bila langsung diselesaikan ditempat ya 20 ribu”
Polantas : “kalo segitu cuma cukup beli rokok”
Gw : “ya kan biasanya juga segitu pak?”
Polantas : “ya udah”

lLangsung aja gw buka isi dompet dan mengambil uang pecahan 20ribu dan menyerahkannya ke si polantas itu. Dia langsung mengambilnya. Penasaran dngan hati yang mrah ini gw bilang;

Gw : “Cuma begini saja pak, tidak ditulis di surat tilang?”
Polantas : “ya udah selesai, emang kamu kerja dimana? Sudah PNS?”

dalam hti gw bilang “so sweet” nanya-nyanya sudah PNS segala. Dan gw jawab kerja gw dimana dan

Gw : “belum pak, di instansi swasta susah pak jadi PNS”
Gw : “sudah pak gini saja?”
Polantas : “ya”

Sambil memasukkan Sim dan STNK ke dalam dompet dan memasukkannya ke dalam saku celana gw langsung pergi meninggalkan si dia dan langsung menuju motor gw. Gw idupin motor gw dan langsung menggeber motor gw dengan kecepatan 80 km/jam dengan kondisi jalan yang macet banget [ah gw ga peduli]. Kira-kira setelah 100 meteran lebih dengan mengurangi kecepatan gw melongok ke belakang dan ternyata tak satupun polantas yang mengejar gw [ternyata udah cukup tah 20 ribu itu?]. gw geber terus ni motor dengan 80 km/jam …………..

??????????????
– simbol/rambu lalu lintas tersembunyi;
– surat tilang hanyalah formailtas [hanya menjadi hiasan di atas meja];
– ga adanya nasehat ‘hati-hati dijalan’ ato ‘patuhi rambu lalu lintas’;
– adanya penawaran “selesaikan disini” seharusnya kan prioritasnya dipengadilan;
– ada jawaban bahwa Rp 20.000,- hanya cukup untuk beli rokok;
– kayak transaksi di pasar [tawar menawar gitu];
– lupa itu bukan sifat dari manusia [menurut si dia];
– anda mau menambahkan apa lagi…………….?

sial gw di tilang di jalan siliwangi pos citamba kabupaten kuningan karena lupa

ternyata cuma dua puluh ribu saja tohlaporan pengaduan masyarakat

daftar harga tilang

form biru bukti tilang

kena tilang

kalo mau jalan-jalan minimal siapin lembaran ini ya….

20 ribu saja  20 rebu sajah

20 rebu sajah


  1. Wah wah…. kalo sya pernah juga tuh ditilang, dicitamba gara2 belok kanan. awalnya dia minta 50rb tapi setelah tawar2 jadinya 20rb jg. btw yg punya blog orng mana sih? kok tahu citamba?

  2. polisi edan di dia mah, tapi untungna urang can pernah di tilang euy, emang babaturan pernah aya nu di tilang didinya, sarua jeung komen kang adjie ditawar2 malah jadina mah ngan saukur roko filter sabungkus. f**K polantas😛

  3. urang urang pasapen, teuing nu boga blog ieu mah urang mana?

  4. Dasar mental kelurahan
    seragamnya aja gagah tapi aslinya cuma bisa malak aja
    sekarang polisinya sendiri ngga pernah taat pada aturan-aturan
    yang ada

    besok lagi kalo ketilang ngga usah nawar bilang ajah
    “berapa kena tilangnya pak?, sekalian sini kepala bapak saya bayarin”

  5. Ya bayar saja… dan jangan diulangi lagi…😀

  6. hahaha,.. maaf maaf sy bukan ngetawain km tp ngetawain tingkah tak tau malunya polantas itu halah,.. hmm pantesan negri ini ga maju2 *geleng2 kepala*

    salam kenal🙂

  7. iiiooo

    hyahaha,..
    saya biasanya cuma ceban mas :p

  8. Hallo.. salam kenal kang, tos lami teu ngalongok, kumaha kabarna?




Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


  • gadgeTTechs - Read the latest technology news about gadgets, laptop computers, hardware, software, digital camera, video games, including new product releases, and future technology trends.
  • RSS Terbaru

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • Twitter Terbaru

  • statistik blog

    • 2,514,862 visitor
  • hit counters
    Addiehf Rank
    ping fast  my blog, website, or RSS feed for Free
  • arsip


%d blogger menyukai ini: