Membangun Citra Guru

CITRA guru bukanlah sosok berdasi, intelektual ulung dalam menyiapkan masa depan, tetapi pekerja suara yang berangkat pagi pulang siang (bahkan sore hari), tetapi kering finansial. Praktis, citra guru tereduksir sedemikian rupa di balik keagungan harapan yang meluap. Permasalahannya: bagaimana membangun citra guru agar peran dan profesionalitasnya terpenuhi?

 

Pertama, penting tercipta kultur masyarakat pembelajar sehingga bukan tangan gurulah satu-satunya penentu kualitas mutu pendidikan. Artinya, tidak saja para guru yang memiliki sense of learning, tetapi juga masyarakat dan birokrasi pendidikan. Kultur demikian akan menjadi pigura awal terfasilitasnya kesadaran belajar masyarakat. Logika proyek birokrat pendidikan penting ditinggalkan di satu sisi, dan bagaimana masa bodoh masyarakat terhadap pendidikan juga penting untuk diubah pada sisi yang lain.

 

Tanpa terciptanya kultur demikian, sulit memberikan penghargaan yang layak pada para guru. Sebab, sebagaimana selama ini terjadi, tugas berat guru sepertinya bertarung dengan “penonton” pendidikan yang hanya bisa alok, mengkritik. Hal ini semakin berbahaya ketika tidak ada kesadaran bersama bahwa pendidikan bukanlah sekadar dijemari lemah guru.

 

Jika kesadaran pembelajar masyarakat sudah terbangun, dengan sendirinya kepedulian pemerintah dan masyarakat pada guru diharapkan juga berubah. Hal ini tidak berlebihan, sebab bagaimanapun pendidikan diyakini mampu mendorong daya saing kualitas SDM bangsa ini. Tanpa kepedulian pemerintah menghargai secara layak, besar kemungkinan sikap tak acuh para guru semakin subur bertumbuhan.

 

Kedua, adanya perlindungan hukum atas profesi guru. Rancangan Undang-Undang tentang Guru yang telah diusulkan merupakan payung penting dalam pengemban amanat pendidikan. Problem guru di wilayah konflik misalnya, yang mempertaruhkan nyawa, adalah masalah krusial yang harus dipecahkan. Belum lagi dalam tahun-tahun terakhir ketika masyarakat semakin kritis penanganan terhadap anak, tak tertutup kemungkinan terjadi kelalaian guru. Bagaimanapun, barangkali wilayah guru penting dibedakan dengan wilayah kriminal. Dengan begitu, kelalaian guru “menghukum” murid misalnya, tidak serta-merta harus berurusan dengan polisi. Seorang teman di sekolah saya, beberapa minggu lalu terpaksa mengalami kasus ini karena menghukum relatif berlebihan sehingga dinilai sebagai penganiayaan.

 

BAGAIMANAPUN, penting disadari bahwa wilayah edukatif perlu dikedepankan sehingga citra guru terkawal tidak seperti preman di jalanan. Profesionalisme guru di sekolah memang dipertaruhkan, tetapi jika anak memang berlebihan, tentunya hukuman (meski tidak relevan) tetap menarik untuk dipikirkan.

 

Ketiga, penting digulirkan kebijakan peran dan fungsi guru sebagaimana profesi lain, semisal dokter dan hakim. Hal inilah yang penting dipikirkan oleh Dirjen Peningkatan Mutu dan Tenaga Kependidikan. Lembaga ini tentu yang berkonsentrasi untuk melakukan standardisasi mutu pendidikan. Bukan sebaliknya, justru akan menambah draf panjang problem struktural pendidikan kita.

 

Jika selama ini masalah mutu pendidikan selalu dicakapkan, tetapi bagaimana indikatornya masih menjadi bahan perdebatan panjang.

 

Di samping itu, kita pun masih dihadapkan pada problem operasional dengan ujung tombak para guru. Isu tentang rendahnya kreativitas guru, misalnya, bukan hal aib untuk diakui. Guru-guru kita rata-rata adalah “pekerja” bukanlah profesi.

 

TERKAIT ancangan menjadikan guru sebagai profesi, maka penting dipikirkan beberapa parameter macam: loyalitas profesi, dedikasi, pelayanan terhadap klien, panggilan hidup, kode etik, kualifikasi (standardisasi/sertifikasi), kompetensi (keahlian), tanggung jawab, maupun penghargaan yang memadai.

 

Tanpa parameter demikian, sulit kiranya menggagas kerja guru sebagai profesi. Sebuah profesi, tentunya, bukan kerja asal-asalan; sebaliknya, jika terjadi “malapraktik pendidikan” guru pun dapat dituntut balik atas kelalaian profesinya. Mungkinkah hal demikian terwujud?

 

Keempat, tersedianya sarana-prasarana memadai. Kelanjutan dari alternatif ketiga, maka kecukupan sarana-prasarana menjadi faktor yang tak kalah penting untuk membangun citra guru di masa mendatang. Analog dengan kecanggihan alat, maka hal demikian akan menjadi harapan lain untuk mendongkrak citra guru.

 

Akhirnya, adakah keseriusan dalam membangun citra guru di masa mendatang? Jika citra guru terbangun, maka input para guru pun akan menjadi nominasi awal masyarakat kita. Bukan seperti sekarang di mana pilihan guru sebagai alternatif terakhir setelah semua pilihan lain yang mengalirkan harapan.

Sutedjo Guru Lembaga Pendidikan Ma’arif Ponorogo

Advertisements

  1. Memang ini salah satu problematika Bangsa ini. Kalau boleh berpendapat memang guru sekarang dengan guru jaman dulu sangat lain dalam mengartikan makna guru (Digugu lan ditiru). Kalau sekarang guru hanyalah sebagai seorang pengajar bukan pendidik. Tapi kita tidak bisa menyalahkan begitu saja terhadap sosok guru kalau sekarang seperti ini. Ketika sebuah kebijakan pendidikan harus dibawa ke area politik semuanya jadi serba repot. semua dianggap serba proyek. kurikulum sebagai proyek, ujian sebagai proyek dll. Saya pesimis akan ada perubahan paradigma kedepan tentang pembelajaran ketika para pejabat kita tidak pintar. Kita bisa lihat dari anggaran APBN maupun APBD yang tidak relevan untuk pendidikan. Sekarang ini orang lebih mementingkan kelangsungan hidup daripada pengabdian untuk bangsa. Untuk anggaran anggota dewan saja bisa bermilyar2, sedang untuk pendidikan hanya 1/3 nya….ironis sekali.




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s


  • gadgeTTechs - Read the latest technology news about gadgets, laptop computers, hardware, software, digital camera, video games, including new product releases, and future technology trends.

  • Tulisan Terakhir: DISANGUAN

    6 Manusia Mirip Monster dengan berbagai Modifikasi Di Tubuhnya

    Disanguan.com – Bentuk tubuh ideal dan sempurna adalah dambaan setiap orang. Demi mewujudkan keinginannya memiliki bentuk tubuh yang ideal segala cara pun dilakukan, mulai dari diet ekstrim hingga operasi plastik. Menjadi manusia yang sempurna dengan bentuk tubuh ideal bukanlah hal mustahil. Semua orang akan tekesima apabila bentuk tubuh yang dimiliki tergolong sempurna. Selain itu rasa […]

    10 Cerita Asal Usul Hantu Indonesia yang Paling Menyeramkan, Berani Baca?

    Di Indonesia, berkembang ragam cerita mistis yang melibatkan berbagai jenis makhluk astral. Ada yang berangkat dari mitos lokal, ada pula yang diperkenalkan oleh film, serial TV, hingga reality show. Popularitas “mereka” tak lekang oleh zaman dan kerap jadi perbincangan dari generasi ke generasi. Terbukti, flm-film horor terus diproduksi dan bertengger lama di bioskop. Pengunjung berdatangan […]

    20 Foto Ini Jadi Lucu karena Momen “Tidak Sengaja” yang Tepat

    Dalam hidup, sering kali kita mengalami kejadian di luar dugaan. Ada yang menegangkan, ada yang mengejutkan, dan ada pula yang menyenangkan. Termasuk pula, saat mengabadikan momen dalam bentuk foto. Terkadang, kita kesal apabila saat pengambilan foto, photo bomber yang muncul tiba-tiba. Ada kalanya pula foto menjadi blur karena pergerakan objek. Namun, saat mestakung a.k.a semesta […]

    Menarik, 7 Hewan Liar yang Eksotis Ini Ternyata Legal untuk Dipelihara!

    Generasi anti-mainstream, jelas selalu ingin tampil beda dan alergi dengan kata “lumrah”. Termasuk pula, saat memilih hewan peliharaan. Kucing, anjing, ikan, burung, atau ular, terasa begitu wajar dan terlalu biasa, sehingga kurang menarik untuk diadopsi menjadi teman. Hanya saja, kamu pasti mengetahui bahwa hewan liar yang langka dan unik, tidak diperkenankan untuk menjadi peliharaan pribadi. […]

    5 Drama Korea Yang Wajib Anda Tonton!

    Disanguan – 5 Drama Korea Terpopuler Yang Wajib Anda Tonton! Seiring berkembangnya teknologi, semakin mudah seseorang mengakses segala hal yang menembus ruang dan waktu. Salah satunya dalam hal hiburan, yang berbasis elektronik. Dengan memanfaatkan gadget, Anda dapat menikmati segala bentuk hiburan seperti film, drama, musik, puisi, maupun game. Banyak diantara kita yang telah bosan dengan […]

    6 Artis yang Sering Pasang Foto Hot di Instagram. Bikin Iri atau Jatuh Hati?

    Di zaman serba digital, kini masyarakat bebas mengekspresikan dirinya. Tak sedikit masyarakat umum hingga selebriti yang mengabadikan momentnya di platform media sosial. Tak ada larangan tentang apa saja yang boleh kita publikasikan. Oleh karena itu, banyak gambar berpose seksi didukung pakaian minimalis hingga bikini yang bertebaran di dunia maya. Sayangnya, banyak anak dibawah umur yang […]

    10 Photobomb Hewan Menggemaskan

    Dalam dunia fotografi terdapat sebutan photobomb. Photobomb adalah aksi usil seseorang dalam mengubah foto agar menjadi lucu bahkan kacau. Namun tak hanya manusia, ternyata hewan pula senang dengan kamera dan suka menghancurkan moment-moment indah dengan kejahilannya. Berikut akan kami sajikan kejahilan hewan yang ingin ikut berpose bersama. 1. Jerapah Hewan yang identik dengan leher yang […]

    “Group Voice Call” dan “Group Video Call”, Fitur yang dinanti penghuni WhatsApp Group

    Fitur Baru WhatsApp: Group Voice Call dan Group Video Call Group Voice Call dan Group Video Call, fitur yang memungkinkan sesama anggota grup di aplikasi perpesanan WhatsApp untuk bisa mengobrol bersama-sama sepertinya tak akan lama lagi segera diluncurkan, mengingat Facebook sebagai perusahaan induk dari WhatsApp ini telah menanamkan fitur Group Call di aplikasi pesan instan […]

    Cara Tanam dan Budidaya Baby Caisim

    Cara Tanam dan Budidaya Baby Caisim Baby caisim ini ditanam dengan naungan plastik, tanpa pindah tanam, dan dipanen dalam waktu lebih singkat. Wujud baby caisim tidak berbeda dengan caisim biasa. Hanya ukurannya lebih kecil dan terlihat lebih muda. Karena memang ia dipetik saat umurnya baru 20-25 hari, sementara caisim biasa dipanen umur 40-45 hari. Budidaya […]

    Berdoa Untuk Kaum Muslimin Dan Para Pemimpin Ketika Khotbah Kedua Sholat Jum’at

    Berdo’a adalah suatu permohonan seorang hamba kepada sang maha pencipta Allah Subhanahu wa Ta’ala yang disertai dengan kerendahan hati untuk mendapatkan suatu kebaikan dan kemaslahatan berada di sisi-Nya. Berdoa itu juga adalah ritual keagamaan yang slalu kita lakukan setiap saat, terutama saat-saat dimana kita membutuhkan pertolongan dan bimbingan-Nya serta juga dalam keadaan-keadaan khusus tertentu (semisal […]


%d bloggers like this: